Soal Pilihan Ganda: Klik jawaban yang anda pilih hingga muncul tanda centang.
atau, Klik jawaban yang anda pilih hingga berubah warna menjadi biru.
Soal Isian: Isilah kotak jawaban yang disediakan dengan jawaban anda.
Setelah mengisi semua jawaban, klik tombol untuk memeriksa jawaban anda.
PENDAHULUAN
Bayangkan: Kamu sedang berada di sebuah perpustakaan seperti pada Gambar 1. Di sana terdapat ratusan hingga ribuan buku yang tertata rapi di rak sesuai kategori tertentu. Buku-buku tersebut tidak disusun secara acak, melainkan berdasarkan kode klasifikasi DDC (Dewey Decimal Classification), sebuah sistem internasional yang memudahkan pencarian buku berdasarkan subjek.
Gambar 1 Perpustakaan
Kode DDC pada rak perpustakaan di atas dapat dilihat pada Gambar 2.
Gambar 2 Kode DDC
Lalu, untuk memudahkan pencarian buku, setiap rak pada perpustakaan diberi label penanda yaitu kode DDC yang sudah ditentukan seperti pada Gambar 3.
Gambar 3 Rak Kode 658-657
Setiap buku memiliki label angka pada punggungnya. Angka ini menunjukkan kategori isi buku tersebut. Misalnya:
000 β 099: Karya Umum (Hijau) seperti yang terlihat pada Gambar 4.
Gambar 4 Rak Kode Warna Hijau
300 β 399: Ilmu-Ilmu Sosial : Ekonomi, Politik, Hukum, Pendidikan dan lain-lain (Biru Muda) seperti yang terlihat pada Gambar 5.
Gambar 5 Rak Kode Warna Biru Muda
500 β 599: Ilmu Murni : Matematika, Biologi, Kimia, Fisika (Biru Tua) seperti yang terlihat pada Gambar 6.
Gambar 6 Rak Kode Warna Biru Tua
600 β 699: Teknologi (Ilmu Terapan) : Kedokteran, Teknik, Bisnis Akuntasi, Manajemen dan lain-lain (Coklat) seperti yang terlihat pada Gambar 7.
Gambar 7 Rak Kode Warna Coklat
Misalnya kamu ditugaskan untuk mencari buku yang berjudul βIlmu Alamiah Dasarβ yang termasuk dalam bidang Sains di perpustakaan pada Gambar 1. Berdasarkan sistem DDC, kamu perlu mencari rak dengan kode 500 β 599 yang buku-bukunya bertanda warna biru tua.
Apa langkah-langkah yang bisa kamu lakukan?
π Mencari kode 500 β 599 di rak buku.
π Menelusuri buku-buku dalam kategori tersebut hingga menemukan judul βIlmu Alamiah Dasarβ.
π― Menggunakan petunjuk warna (biru tua) sebagai bantuan visual mempercepat pencarian.
Proses ini mencerminkan bagaimana komputer melakukan pencarian data dalam kumpulan informasi yang besar. Oleh karena itu, dalam informatika, konsep ini dikaitkan dengan algoritma searching, yaitu langkah sistematis untuk menemukan sesuatu dengan efisien.
π‘ Dalam dunia pemrograman, pencarian data bisa menggunakan berbagai pendekatan seperti pencarian linear, pencarian biner, atau pencarian dengan sentinel. Untuk memudahkan proses ini, kamu bisa menerapkan pendekatan Computational Thinking (Berpikir Komputasional):
Dekomposisi: Memecah proses pencarian menjadi langkah-langkah kecil.
Pengenalan Pola: Mengenali warna/kode sebagai indikator kategori.
Abstraksi: Mengabaikan rak yang tidak relevan.
Algoritma: Menyusun langkah pencarian yang efisien.
π Aktivitas Pencarian Buku
Kamu sedang berada di perpustakaan dan ingin mencari buku berjudul "Trik & Teknik menggunakan Microsoft Excel".
Berdasarkan sistem klasifikasi DDC, kamu tahu bahwa buku ini berada di kategori Karya Umum dengan kode 000β099 yang ditandai dengan warna hijau.
Langkah mana yang paling logis dan efisien untuk kamu lakukan agar menemukan buku tersebut?
Hubungan dengan algoritma pencarian:
Jawabanmu mencerminkan prinsip dari Pencarian Linear, yaitu mencari buku dengan memeriksa satu per satu pada rak kode 000-099.
Sebelum mempelajari algoritma searching, kamu akan dikenalkan terlebih dahulu pada pendekatan Computational Thinking. Pendekatan ini membantu kita berpikir secara sistematis dan menyelesaikan masalah dengan cara yang bisa diproses oleh komputer. Ada empat langkah utama yang akan kita pelajari: Dekomposisi, Pengenalan Pola, Abstraksi, dan Algoritma.
Setelah memahami keempat langkah tersebut, kamu akan lebih siap untuk memahami bagaimana algoritma searching bekerja dalam menemukan informasi di antara sekumpulan data.
Yuk, kita pelajari lebih dalam tentang pendekatan Computational Thinking dan algoritma searching!