KONSEP PENDEKATAN PEMBELAJARAN COMPUTATIONAL THINKING


CT memiliki empat fondasi yang menjadi landasan pemecahan persoalan yaitu dekomposisi (decomposition), pengenalan pola (pattern recognition), abstraksi (abstraction) dan algoritma (algorithm).

(1) Dekomposisi

Dekomposisi merupakan proses pemecahan persoalan menjadi beberapa sub-persoalan yang lebih kecil agar menjadi "langkah-langkah yang dapat dikelola". Dekomposisi merupakan bagian penting dari computational thinking karena membantu memahami dan menyelesaikan masalah yang rumit.

Saat menganalisis suatu masalah secara keseluruhan, penting untuk mengetahui bagian-bagian kecil yang dapat dikelola serta bagaimana hubungan antarbagian tersebut dengan keseluruhan masalah.

Untuk dapat lebih memahami bagaimana langkah dekomposisi, kerjakanlah aktivitas berikut!

Aktivitas Interaktif: Pencarian Buku di Perpustakaan

🧠 Deskripsi Umum Kasus:

Kamu diminta untuk mencari buku berjudul "Kimia Dasar" karya Hardjono Sastromidjojo di perpustakaan yang besar. Bagaimana kamu bisa menemukannya dengan cepat dan efisien? Mari kita selesaikan dengan Computational Thinking (CT).

Babak 1 – Dekomposisi

Kamu diberi tugas untuk mencari sebuah buku berjudul "Kimia Dasar" karya Hardjono Sastromidjojo

*Klik tombol diatas untuk melihat informasi kode DDC

Instruksi Pengerjaan: Seret dan kelompokkan komponen-komponen kegiatan berikut ini ke dalam submasalah yang relevan!

Komponen Aktivitas
Menentukan bahwa buku berkaitan dengan topik Kimia
Menemukan kode DDC untuk Kimia (contoh: 540)
Mencari rak perpustakaan yang sesuai dengan kode DDC 540
Menelusuri buku berdasarkan urutan nama pengarang atau judul
Menggunakan peta perpustakaan untuk mengetahui letak rak 500
Mengecek nama pengarang pada punggung buku untuk memastikan kecocokan judul
Susun Langkah:
1. Menentukan Topik Buku
2. Menentukan Kode Klasifikasi (DDC)
3. Menentukan Lokasi Rak Buku
4. Menelusuri Rak untuk Menemukan Buku


(2) Pengenalan Pola

Pengenalan pola adalah pengamatan atau analisis terhadap berbagai kesamaan yang ada di antara persoalan-persoalan. Pengenalan pola dan pencocokan pola merupakan bagian penting dari pemrosesan informasi. Proses ini melibatkan pencarian kesamaan dan perbedaan dalam suatu data serta menghubungkannya dengan pengetahuan yang sudah ada. Dengan menggunakan pengetahuan sebelumnya, masalah dapat dikelompokkan ke dalam kategori tertentu. Pola membantu menentukan apakah suatu elemen termasuk dalam kelompok tertentu atau tidak.

Dalam pemecahan masalah, pencocokan pola sangat berguna karena memungkinkan hasil dari satu masalah diterapkan pada masalah lain yang serupa, sehingga tidak perlu mencari solusi dari awal.

Pengenalan pola dalam Computational Thinking (CT) dapat diterapkan di berbagai bidang untuk membantu dalam analisis, klasifikasi, dan pemecahan masalah yang lebih efisien.

Untuk dapat lebih memahami bagaimana langkah pengenalan pola, kerjakanlah aktivitas berikut!

Babak 2 – Pengenalan Pola

Dari aktivitas Dekomposisi sebelumnya, kamu sudah berhasil membagi proses pencarian menjadi langkah-langkah yang lebih mudah dikelola.

Pada aktivitas ini, amati judul-judul buku di bawah ini, lalu perhatikan huruf awal dan lokasi raknya. Berdasarkan pola tersebut, tentukan lokasi buku "Kimia Dasar" karya Hardjono Sastrohamidjojo!

Judul Buku Lokasi Rak
StereokimiaRak 540 Bagian Kiri
Ilmu Kealaman DasarRak 500 Bagian Kanan
ZoologyRak 590 Bagian Kanan
Kimia Dasar???
(3) Abstraksi

Abstraksi adalah menyederhanakan masalah dengan menghilangkan detail yang tidak relevan dan hanya berfokus pada aspek yang penting. Proses ini menggunakan logika induktif, yaitu menarik kesimpulan umum berdasarkan pengamatan dan pengalaman. Karena kesimpulan induktif tidak selalu pasti, tingkat kepastiannya bergantung pada jumlah dan kualitas pengamatan yang dilakukan.

Bagian utama dari abstraksi adalah menghapus informasi yang tidak penting agar dapat lebih fokus pada aspek yang benar-benar relevan. Hal ini memungkinkan penyederhanaan masalah kompleks dan membantu menyoroti aspek yang paling penting.

Memahami abstraksi penting karena membantu kita menyederhanakan masalah kompleks menjadi bagian yang lebih sederhana, membuat proses penyelesaian masalah lebih efisien. Dalam algoritma pencarian (searching), abstraksi memungkinkan kita mempercepat proses pencarian dengan hanya memfokuskan pada data atau area yang relevan. Ini menjadi dasar bagi siswa untuk memecahkan masalah dalam skala besar di dunia nyata dan dalam konteks pemrograman.

Untuk dapat lebih memahami bagaimana langkah abstraksi, kerjakanlah aktivitas berikut!

Babak 3 – Abstraksi

Instruksi: Pilih informasi yang benar-benar dibutuhkan untuk menemukan buku "Kimia Dasar" karya Hardjono Sastrohamidjojo.

Catatan: Pilihlah lebih dari satu informasi!

(4) Algoritma

Algoritma adalah tahapan menyusun langkah-langkah logis dan berurutan untuk menyelesaikan masalah berdasarkan hasil dekomposisi, pengenalan pola, dan abstraksi sebelumnya. Algoritma harus jelas, efisien, dan dapat diikuti secara sistematis oleh manusia atau komputer untuk memperoleh solusi yang diinginkan.

Untuk dapat lebih memahami bagaimana langkah abstraksi, kerjakanlah aktivitas berikut!

Babak 4 – Algoritma

Setelah menyelesaikan aktivitas di tahap Dekomposisi, Pengenalan Pola, dan Abstraksi, kamu harus menyusun langkah-langkah pencarian secara runtut dan jelas untuk menemukan buku "Kimia Dasar" karya Hardjono Sastromidjojo.

Susun langkah berikut untuk menemukan buku:

Telusuri judul sampai menemukan buku "Kimia Dasar" karya Hardjono Sastrohamidjojo
Temukan bagian SAINS di peta perpustakaan
Cari rak bertanda "540"

Instruksi Pengerjaan: Seret dan susun langkah dengan terurut pada kotak isian yang telah disediakan!